Berendam di onsen umumnya sangat aman bagi lansia, asalkan dilakukan dengan memperhatikan suhu air, durasi berendam, kondisi kesehatan, dan bila perlu, ditemani oleh Anda atau anggota keluarga lain.
Di Jepang sendiri, banyak orang lanjut usia yang justru menjadikan onsen sebagai bagian dari rutinitas mingguan mereka karena khasiatnya dalam merelaksasi tubuh dan pikiran.
Hanya saja, tubuh yang sudah berusia memang lebih sensitif terhadap perubahan suhu, fluktuasi tekanan darah, dan risiko tergelincir di lantai basah.
Karena itu, sebelum Anda mengajak atau merekomendasikan orang tua untuk mencoba pengalaman ini, ada baiknya pahami dulu panduan keselamatannya.
Berikut penjelasan lengkapnya, mulai dari manfaat, aturan dasar, hingga kondisi kesehatan yang perlu diwaspadai.
Baca Juga: Manfaat Berendam di Private Onsen untuk Tubuh
Manfaat Berendam Onsen untuk Lansia
Air hangat sebenarnya punya karakter yang sangat bersahabat dengan tubuh lansia, apalagi bagi mereka yang mulai sering mengeluhkan kaku-kaku ringan di persendian atau otot.
Beberapa manfaat yang biasa dirasakan antara lain:
- Meredakan kekakuan otot dan sendi yang kerap muncul seiring bertambahnya usia.
- Melancarkan aliran darah, terutama ke bagian-bagian seperti tangan dan kaki yang sering terasa dingin atau kurang nyaman.
- Membantu menenangkan pikiran yang gelisah, sehingga tidur malam pun jadi lebih nyenyak.
- Memberikan momen relaksasi yang benar-benar menenangkan, tanpa perlu melakukan aktivitas fisik yang berat.
Namun perlu dicatat, manfaat-manfaat tersebut hanya dapat dirasakan bila lansia berendam dalam kondisi yang tepat. Bila panduan keselamatan diabaikan, manfaatnya justru bisa berubah menjadi risiko.
Panduan Keselamatan Berendam Onsen untuk Lansia
Berikut adalah panduan keselamatan yang penting untuk diperhatikan sebelum lansia berendam di onsen.
1. Perhatikan Suhu Air
Suhu yang terlalu panas bisa membuat tekanan darah tiba-tiba melonjak. Karena itu, untuk lansia, terutama yang punya riwayat hipertensi, jantung, atau stroke, sebaiknya hindari air di atas 42°C.
Suhu ideal yang lebih bersahabat ada di kisaran 38 sampai 41°C. Hangatnya tetap terasa nyaman tanpa memberi kaget pada tubuh.
2. Batasi Durasi Berendam, Jangan Terlalu Lama
Kalau ini sesi pertama atau orang tua Anda belum terbiasa, mulailah dengan 5–10 menit saja. Setelah tubuh mulai beradaptasi, durasinya bisa ditingkatkan perlahan, maksimal sekitar 15–20 menit.
Terlalu lama berendam justru bisa memicu pusing atau dehidrasi ringan yang tidak diinginkan.
3. Cukupi Kebutuhan Cairan
Segelas air putih sebelum masuk kolam sangat dianjurkan untuk mencegah dehidrasi, terutama karena tubuh lansia cenderung lebih mudah kehilangan cairan. Sediakan juga air minum yang mudah dijangkau setelah sesi selesai.
4. Jangan Berendam Sendirian
Selalu temani orang tua Anda selama sesi. Kehadiran Anda sangat dibutuhkan kalau tiba-tiba muncul rasa pusing, lemas, atau kesulitan saat hendak berdiri dari kolam.
Di Jepang sendiri, aturan ini berlaku wajib untuk lansia, anak-anak, dan siapa pun yang punya keterbatasan fisik.
5. Waspadai Lantai yang Basah
Area sekitar kolam onsen umumnya basah dan licin. Pastikan lansia berjalan perlahan, menggunakan pegangan yang tersedia, dan menghindari gerakan mendadak.
Sebelum berdiri dari kolam, minta lansia untuk duduk sejenak agar tekanan darah menyesuaikan diri.
6. Bangkit dengan Tenang, Jangan Terburu-buru
Perpindahan mendadak dari air hangat ke udara di luar kolam dapat memicu penurunan tekanan darah secara tiba-tiba. Ajak lansia bangkit secara perlahan, tetap berpegangan, lalu duduk sejenak sebelum melangkah.
Kondisi Kesehatan yang Perlu Diperhatikan
Ada beberapa kondisi kesehatan yang membuat lansia sebaiknya tidak berendam onsen, atau setidaknya berkonsultasi dulu dengan tenaga kesehatan sebelum mencoba.
Beberapa kondisi kesehatan tersebut di antaranya adalah:
- Demam atau kondisi tidak fit. Berendam ketika tubuh sedang melawan penyakit dapat memperburuk kondisi.
- Penyakit jantung berat. Tekanan air dan suhu tinggi dapat memberi beban tambahan pada jantung.
- Riwayat stroke atau tekanan darah yang tidak stabil. Perubahan suhu mendadak berpotensi memicu masalah serupa.
- Penyakit ginjal berat atau gangguan pernapasan serius. Tekanan air dapat mengganggu proses pernapasan.
- Baru selesai berolahraga berat. Berikan jeda minimal 30 menit sebelum berendam.
- Baru saja makan berat atau mengonsumsi alkohol. Berikan jeda 30 sampai 60 menit setelah makan, dan hindari sepenuhnya berendam setelah mengonsumsi alkohol.
Untuk semua kondisi di atas, konsultasi dengan dokter yang menangani lansia adalah langkah paling bijak sebelum mencoba berendam di onsen.
Tips agar Sesi Berendam Lebih Nyaman untuk Lansia
Selain aturan keselamatan, ada beberapa hal sederhana yang dapat membuat sesi berendam terasa lebih nyaman, seperti:
- Pilih tempat berendam yang memiliki pegangan, area duduk, dan pencahayaan yang baik.
- Gunakan handuk hangat setelah keluar dari kolam untuk mencegah kedinginan mendadak.
- Sediakan camilan ringan setelah sesi berakhir untuk mengembalikan energi.
- Berikan waktu istirahat setidaknya 15 sampai 30 menit sebelum lansia kembali beraktivitas.
- Bila memungkinkan, pilih waktu berendam saat kondisi tubuh dalam keadaan paling prima, biasanya di siang atau sore hari.
Baca Juga: Kenapa Berendam Air Hangat Bisa Membantu Tubuh Rileks
Ajak Orang Tua Anda Menikmati Sesi Berendam di Onsei
Berendam di onsen tetap dapat menjadi pengalaman menyenangkan bagi lansia, selama panduan keselamatan seperti suhu air, durasi berendam, hidrasi, dan pendampingan tetap dijaga. Dengan persiapan yang tepat, momen ini justru bisa menjadi salah satu cara memanjakan orang tua yang telah lama Anda cari.
Di Onsei, setiap perawatan sudah dirancang untuk mendukung kebutuhan relaksasi, termasuk bagi lansia.
Semua sesi berlangsung di ruangan privat, jadi Anda bisa leluasa menemani orang tua sepanjang sesi tanpa khawatir mengganggu tamu lain.
Suasana yang tenang, area berendam yang aman, serta tim kami yang selalu siap membantu tentunya memberikan rasa aman bagi setiap tamu yang berkunjung.
Segera reservasi kunjungan yang aman dan nyaman bagi orang tua Anda ke Onsei melalui halaman pemesanan ini.
Bagi lansia dengan riwayat hipertensi, penyakit jantung, stroke, atau kondisi kesehatan lain, sangat dianjurkan untuk berkonsultasi lebih dahulu dengan dokter yang menangani sebelum melakukan pemesanan.